Rabu, 21 Oktober 2009

PEMANFAATAN INTERNET UNTUK PEMBELAJARAN

Perkembangan Information Communication Technology (ICT) telah memberikan pengaruh terhadap dunia pendidikan khususnya dalam proses pembelajaran. Menurut Rosenberg (2001) dengan berkembangnya penggunaan ICT ada lima (5) pergeseran dalam proses pembelajaran, yaitu: (1) dari pelatihan ke penampilan, (2) dari ruang kelas ke dimana dan kapan saja, (3) dari kertas ke "on line" atau saluran, (4) dari fasilitas fisik ke fasilitas jaringan kerja, (5) dari waktu siklus ke waktu nyata Di samping itu kemampuan penting guru masa depan sebagai agen perubahan adalah (1) memiliki keterampilan berkomunikasi, (2) memiliki keterampilan menggunakan komputer, (3) mampu memberikan pengaruh positif. Oleh karena berbagai realita di atas, maka SMPN 19 Purworejo sebagai sekolah standar nasional (SSN) mengadakan "Workshop Pemanfaatan Internet untuk Pembelajaran" yang berlangsung mulai Jum'at, 16 Oktober s.d Sabtu, 17 Oktober 2009 bekerja sama dengan Mentari Satria Net sebagai ISP dengan nomor ijin operasi dari Dirjen Pos dan Telekomunikasi No: 71/DIRJEN/2008 yang beroperasi di Purworejo Jl. Kartini No. 27 Tlp (0275) 3128484.
Workshop dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Purworejo (Drs. Bambang Aryawan, M.M) yang dalam sesionnya beliau menyampaikan bahwa pembelajaran berbasis internet (internet enable learning) memiliki manfaat sebagai berikut (1) enhance interactivity, (2) time and place flexibility, (3) potential to reach a global audience, (4) easy updating of content as well as archivable capabilities.
Kegiatan workshop pemanfaatan internet untuk pembelajaran ini dengan nara sumber Victor C. Indiarto (Manager Mentari Satria Net) dan Drs. M. Yasin, M.Pd. dan Drs. Subiyanto (Pengawas Dinas Pendidikan Dabin Loano - Bener) menyampaikan materi browsing, search engine, email, chatting, downloding dan uploading.
Berdasarkan pengamatan dari sejumlah peserta workshop 36 orang guru ternyata 95% sudah mampu melakukan browsing, search engine, email, chatting, download.